Minggu, 22 April 2018

Story of The Day_1

Next yaa… ini cerita Kamis Lalu

Saat kami harus melewati, jalanan aspal yang penuh dengan debu – debu berterbangan. Lihatlah, banyak orang sedang merapikan dirinya di belakang lampu lalu lintas. Berharap agar tak terkena, raksasa jalanan yang bergandengan melewatinya. Ialah Bus Transjakarta. Bus yang saya dan Zaid ada di dalamnya.

Melewati jalanan ibukota yang penuh dengan cerita –cerita tentang banyak hal, tentang cinta, benci, maaf, dendam dan tentang perjuangan- tentu saya ga menghilankan kesempatan untuk bercerita kepada Zaid.

Dia paling senang kalau lihat abang gojek atau abang grab jalan. Mungkin karena warnanya terang dan dia sangat sering naik gojek, jadilah dia senang.
‘tuh tuh’
‘iya nak, liat deh. Abang gojeknya berhenti. Kenapa ya dia berhenti’
‘nuh’
‘oia, lampunya merah. Kalau lampunya merah tandanya berhenti’

Langit mulai gelap. Zaid lihat deh, langitnya gelap. Mau hujan. Kalau hujan doanya gimana… langsung deh, saya berdoa.

Kaaaannn… aduh, aku bingung nih PRnya gimana, wkwkwk
Ini aku cerita 3 hari dulu aja ya…
Nanti lanjut lagi
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination



Aliran Rasa Masuk Kelas Dongeng

Bismillah…

Sudah masuk tantangan ke sepuluuuhhh… hehee

Tantangan kesepuluh kali ini, luar biasa lho. Temanya adalah mendongeng, huehehee. Sebenarnya kalau mendongeng, bercerita, berkisah atau apapun yang berupa pola asuh anak dengan mulut, apalah bahasanya… saya rasa, kita semua secara default telah melakukan. Tapi ini pake teknik pan, ada sesi ngarangnya pulak. Alamaak *tepok jidat

Biasanya saya pake alat bantu, berupa buku cerita. Yaaa… karena modalnya saat ini masih si Halo Balita –yang in syaa Allah akan bertambah akhir bulan ini- maka saya berceritanya, muter – muter disitu aja. Hahaa… Kumi lagi, Saliha lagi, Sali lagi. Nah sekarang, kami diminta untuk membridging apa yang terjadi sehari hari menjasi sebuah cerita yang menarik untuk dituliskan dan didengarkan…


Selamat membaca :D

Jumat, 13 April 2018

Aliran Rasa Pascagames


Seperti biasa, kalau games telah berakhir kami diminta untuk menyampaikan aliran rasa. Aliran rasa ini bagus lho, hee. Kalau kata Bu Septi –dalam suatu jawaban menanggapi komentar netizan tentang sesuatu- Beliau bilang, kalau Rasa itu perlu dialirkan… agar ia mengalir dan meneumbuhkan. (lupak sih kalimatnya gimana, intinya saya menarik kesimpulan, bahwa ketika rasa disampaikan ada feedback berupa ‘pertumbuhan’ yang baik dari dikarenakan aliran tersebut, yaa kaya air aja. Kalau air menggenang kan jadinya bau, kalau mengalir dia akan menghidupkan).

Ini apa ya, tetiba sok sok puitis gitu dan berfilosofis… wkwkwk

Kita lanjut ke aliran rasa sesungguhnya yaaak.

Sejujurnya, di games kesembilan ini saya banyak cerita. Tapi Cuma bisa ditulis 10. Kalau mau dipaksakan bisa aja lebih. Cuma yaaa… ukuran prioritasnya masih harus diperbaiki. Wkwk. Semua prioritas, tapi kita susun tiap hari yang paling prioritas.

Seperti yang udah saya ceritain di awal pas masuk kelas. Saya cerita kalau saya ga kreatif dan ukuran kreatif saya Cuma satu, ga ngerepotin orang. Maka selama games ini saya mencoba meningkatkan ‘lifeskill’ Zaid agar ga ngerepotin orang. Pakai sandal sendiri, menumis sesuatu, ngecek cucian, geser bangku daaaan menumpahkan air lalu mengelapnya kembali. Yaa intinya hal – hal yang bersifat lifeskill lah. Alhamdulillah, mengalami peningkatan.

Satu dua hal masih terus dipancing, terutama masalah emosional. Kesabaran. Zaid masih harus dipancing dan ‘ditatar’ soal kesabaran. Saya masih harus cari cara yang nyaman nih agar kita bisa sama sama belajar sabar. Karena saya capek teriak teriak. Wkwkwk

Okelah, itu aja kali yah, aliran rasanya… games kali ini seru. Saya bisa meningkatkan lifeskill Zaid. Satu dua hal, memang perlu ditingkatkan lagi…. Sampai juma di games selanjutnya.

#AliranRasa
#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative


Sabtu, 07 April 2018

Day 10_ThinkCreative


Sebenarnya saya nulis untuk 3 cerita, tetapi yang saya upload satu aja ya. Karena keburu deadline. Huehehee

Ini cerita tanggal 3 kemarin. Hari itu, om nya Zaid – adik saya- main ke rumah. Emang sih, dia udah janji mau main ke rumah. Katanya mau beliin mainan buat Zaid.

Pas ke rumah, ngajak Zaid lah ke tukang maenan. Kami emang berencana untuk membeli mainan mobilan. Soalnya daripada Zaid main dorong – dorongan dan Tarik tarikan. Hahaa
Saya dan adik saya pengennya beli mobilan yang rada besar. Biar rada awet gitu. Eeeh, dilalah, Zaid gam au. Dia memilih mainanannya sendiri. Ditawarin sama sekali nolak. Haa

Yaudah, daripada daripada, akhirnya kami mengambil pilihan Zaid. Sampai rumaaaahhhh… ga dilepas lepas lah itu mobilan, wkwk

Bahkan, hari berikutnya dia bangun jam 02.00 pagi buat maenan itu mobilan *tepok jidat

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative


Senin, 02 April 2018

Day 9_ThinkCreative

Hari kesembilan
Hari ini hari ke Sembilan saya nulis tantangan. Asik juga ternyata kalau ‘rajin nulis’ :p
Bisa beres gitu kerjaan. Huehehee

Hari ini saya dan Zaid di rumah aja. Main biasa dan tidur. Kami NAP pagi cukup lamaaa… heee
3jam.

Mungkin karena Zaid tadi pagi bangun jam 03.30 jadinya dia ngantuk dan tidur paginya lama.

Pas saya lagi masak, tetiba Zaid menurunkan semua tutup tempat makan yang kami miliki. Terus dia bikin kereta keretaan. Lucu juga sih, hee… tapi ya lagi lagi, karena saya liatin, dia berhenti mainan 😐

Siangnya pas kami baru bangun tidur, Zaid ga mau makan. Dia maunya makan biskuit kelapa. Saya tinggal sholat Dzuhur, pas sudah selesai saya ngaji. Pas lagi ngaji, tetiba Zaid menggelindingkan biskuit dan bilang ‘ngeeeng’ . Saya bingung, dapat kata ‘ngeeng’ dari mana ini bocah. Hahaa

Tapi oke juga, Zaid sudah cukup kreatif dan bisa menanalogikan sesuatu. Mungkin proses kreatifitasnya sedang terpacu :D

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative


Day 8_ThinkCreative


Ahad pekan ini , adik adik saya menanyakan apakah saya ada mentoring atau tidak. Saya jawab ‘ada’ . saya minta datang tepat waktu supaya sebelum maghrib bisa selesai.

Saya udah ga istirahat siang itu. Pagi hari saya tidur sebentar dan abis dzuhur sampai sore saya siap – siap untuk kedatangan mereka. Bikin pisang goreng

Waktu mentoring tibaaaa…
Sejak pukul 15.55 saya sudah siap untuk menyambut mereka. Ditanya satu satu ga ada yang respon. Sudah jam 17. Lewat. Baru pada respon, huuufffttt… akhirnya ga usah ada aja deh.

Sebelumnya saya dan suami sudah bersepakat, jika saya ngisi mentoring maka Zaid akan dibawa ke TK untuk main. Daaan, kemarin dibawalah ke TK.

Pas pulang suami cerita. Katanya di TK, manjaaaaat manjaaaat. Wkwkwk
Akhirnya suami merasakan gimana itu Zaid manjat – manjat. Tapi saya bilang sama suami ‘ gapapa, dijagain aja. Ga usah dilarang. Kalau bund, ga berani sampai atas soalnya’

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative



Day 7_ThinkCreative

Hari ketujuh

Rapel nih saya nulisnya… hee
Modal catetan sekilas kilas dan memaksa otak untuk melakukan maximum remember (istilah apa coba) :D

Saya mau cerita dari hari Sabtu laluuuu. Hari Sabtu kemarin, kami lebih banyak di rumah. Karena hari sebelumnya, Hari Jumat, Zaid dan saya main ke rumah kakak kelas yang baru aja melahirkan. Terus pulangnya malam. Jadinya kita capek. :D

Hari Sabtu full istirahat. Anter pesenan kue sebentar, terus main ke bazaar terus pulang. Bobok sampe siang. :D

Sorenya kami main ke rumah teman ayah Zaid yang ternyata tetanggaan dengan kami. Zaid senang banget main dong. Ketika kami sedang asik asik diskusi., Zaid ke luar aja. Bilang ‘sandal sandal. Udah udah’ . Ternyata pas saya samperin, dia lagi pake sepatu. Baru sebelah sih, tapi dia udah bisa pake sepatu sendiri. It’s amazing 😍

Terus, karena saya liatin dia jadi manja lagi dah -.-“

Kayanya Zaid emang jangan diliatin dah kalau lagi eksplorasi. Kalau diliatin bakal berhenti dan malu malu melakukannya.

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative