Sabtu, 21 Desember 2019

Telur Prioritas



Yeaayyy... alhamdulillah, setelah melawati Telur Kebahagiaan, maka kita lanjut ke Telur Prioritas.




Nah, kan ga mungkin ya gaes seluruh kegitan di Telur kebahagiaan kita ambil semua dan kita kerjakan. Maka diperlukanlah kegiatan mana aja yang jadi prioritas. Nah kami diminta untuk memilih 5 aktifitas yang bikin kita bahagia dan itu prioritas. And here they are :




1.    Memasak. Ini merupakan prioritas awal. Kenapa ya ? awalnya saya itu bukan orang yang suka masak. Cuma sering dibawain bekal sama mama. Terus semakin kesini semakin senang kalau masak dan ngebawain bekal atau bawa bawaan ‘hasil karya sendiri’ . jadilah saya belajar masak dikit – dikit. Salah satu tantangan saya dalam memasak adalah Baking. Saya seneng sebenarnya baking juga, walaupun lebih suka masak daripada baking. Kenapa? Karena property bakingnya belum banyak, hahaa. Mungkin kalau punya oven dan mikser, bisa kali ya aku sering baking. Target tahun depan adalaaahhhh... beli oven dan mikser. Semoga rejeki ya Allah

2.    Mengaji. Ini sebenarnya lebih ke ilmu tahsin dan tahfidz ya. Dulu pas masuh kerja, saya liat temen seneng gitu belajar tahsin. Dan seneng juga dia ngapalin Quran. Ikutan dong saya, nyoba nyoba. Alhamdulillah di deket kantor ada lembaga Tahsin bertaraf Internesyenel. Jadi aja abis nikah pas jelang resign permintaan saya ke suami saya mau lanjut Tahsin dan Ngapal Quran. Alhamdulillah Allah kasih kesempatan dan nikmat waktu dan sehaaat... seneng banget berada di tempat yang isinya orang – orang baik.

3.    Mengajar. Mengajar anak – anak. Ga pernah kepikiran di pikiran saya. Karena selama ini mengajar remaja dengan segala cerita cerita pubernya. Ini tantangan sih, dan saya ga Cuma anak anaknya sebenarnya tapi orang tua mereka yang juga jadi tantangan tersendiri. Hehee... saya perlu belajar ilmu berkomunikasi dengan orang tua :D

4.    Main dengan anak. Ini biasa sebenarnya ya. Semua ibu juga bisa, tapiiii aduh tantangan saya ini nih. Kalau main sama anak suka distraksi dan ga fokus. Perluuuu banget ilmu kesadaran
5.    Menjahit. Karena belajar Hijrah Nol Sampah, akhirnya saya memilih untuk mereuse baju baju yang ga dipakai lagi untuk jadi keset. Sayangnyaaaa.... baju baju tersebut begitu aja. Hahaa... ga ada efek efek seninya. Maka saya berniat belajar menjahit supaya memiliki jiwa seni :D


Demikianlah, 5 hal yang mau saya ‘kejar’ tahun depan. Semogaaa Allah beri kemudahan dalam proses belajar :D

#janganlupabahagia
#jurnalminggu2
#materi2
#kelastelurtelur
#bundacekatan1
#institutibuprofesional
#buncekbatch1
#buncekIIP


Minggu, 15 Desember 2019

Melacak Telur Kebahagiaan - Jurnal 1





Tugas pertama kami mudah sebenarnya. Mendefinisikan bahagia dengan aktifitas yang biasa dilakukan sehari – hari.
Pilih mana yang disuka dan kita 
Dari sekian aktivitas yang biasa dilakukan, maka ini lah 5 aktivitas yang saya suka dan bisa dilakukan :

1.    Mencatat. Dalam mencatat saya lebih suka mencatat manual dengan menggunakan kertas dan pulpen. Kenapa dengan hal tersebut saya lebih bisa mengungkapkan apa yang saya rasakan. Selain itu saya bisa menggambar asal / diorama sebagai penghias catatan ditambahy. Ketika mencatat pula saya bisa menscreening mana yang sesuai dengan kebutuhan.

2.    Memasak. Sebeenarnya saya adalah orang yang ga bisa masak. Hahaa... ga pernah masak dulu deh. Awal mulanya saya Cuma suka liat acara masak di tipi. Jaman dulu mah yang heits, Ibu Sisca Soetomo dan Mr Rudy Choerudin. Dari situ sering liatin barang – barang yang kece untuk masak dan kayanya masak itu seru. Akhirnya saya pas nikah baru lah saya mengekspresikan tentang memasak itu dan akhirnya, bahagia :D

3.    Diskusi. karena suka mencatat dan mendengarkan, akhirnya ada input dan output yang terjadi. Jadi lah saya melakukan diskusi terkait apa yang ada.

4.    Beberes. Meletakkan kembali sesuatu pada tempatnya, ini yang menjadi poin utama dalam pembelajaran beberes ini. Kenapaaa.... karena agar mudah dicari dan didapatkan.

5.    Mengaji. Apa ya yang mbikin saya tertarik dan akhirnya bahagia melakukan aktivitas mengaji ini ? yak, mendengarkan bacaan al qur’an dengan fasih dengan penempatan huruf yang baik. Itu mulanya saya suka aktifitas ini. Ditambah dengan mencocokan arti dengan huruf arab nya jadi lah saya makin suka dengan aktifitas ini.

Itu lah 5 aktifitas yang akan saya jadi pijakan dalam mengarungi Samudra Kehidupan. Terus aktifitas lainnya kemana ?



Ga kemana mana :D

Dijadikan penyokong dalam menjalankan aktifitas ini :D

----------------------------------

#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#kelastelurtelur
#bundacekatan1
#institutibuprofesional




Opening Scene


TULIS YANG AKAN DIKERJAKAN
KERJAKAN APA YANG TELAH DITULIS...

Menjurnal. Saat ini kegiatan anak – anak sebelum masuk kelas adalah menjurnal. Biasanya, menjurnal dilakukan agar perasaan mereka lebih bahagia karena telah mengungkapkan apa yang sedang dirasakan

Begitupun dengan Materi Kuliah Part 3 ini. Di Bunda Cekatan, kami akan diminta membuat Jurnal. Perkuliahan ini akan berlangsung selama 6 bulan. Dan selama 6 bulan tersebut kami akan diminta untuk membuat beberapa jurnal.

Tentang apa ?
Beda beda pemirsa. Intinya konsep ini diawali dengan mengenali diri sendiri untuk mencapai bahagia. Bahagia sebagai Perempuan, Bahagia sebagai Istri dan bahagia sebagai Ibu.

Dari situ kita belajar sama sama, tentunya dengan belajar dengan bahagia.
Karena kami sedang bermetamorfosis menjadi kupu – kupu yaang Indaah...

Doakan kami yaa 




#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#kelastelurtelur
#bundacekatan1
#institutibuprofesional

Jumat, 27 Juli 2018

Aliran Rasa : Keluarga Multimedia


Akhirnyaaaa… setelah melewati 12 bulan di kelas Bunda Sayang, kami lulus *terharu.
Saya sih, dan 12 bulan itu ga kerasa lho, serius !!!


Saya adalah angkatan kedua yang merasakan bahwa, masuk kelas BunSay sangat mudah. Gimana ngga, lulus matriks langsung angkut ke kelas bunsay. Coba yang sekarang, musti daftar dan hanya 20-50 orang yang keterima. Can you imagine that. Tapi emang sih, dengan system seperti itu, maka yang mau join adalah orang – orang yang komitmen. Karena di kelas saya dari 100orang, Cuma 30an yang lulus. Jauh kan :D

Baik, di bulan ke 12 ini kami memasuki era baru. Ceileeehhh..

Hahaa… soalnya nama tantangannya Keluarga Multimedia. Seru deh. Materi disampaikan langsung oleh Bu Septi lewat WebInar jadinya saya dan suami bisa belajar bareng. Materi ini berkisah tentang gimana caranya kita sebagai orang tua jaman now memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar. Ingat lho…SARANA. Jadi memang tools. Bukan sumber apalagi referensi. Referensi tetap Otak dan Buku yang kita baca. Kami diminta untuk review beberapa apps dan web yang dapat menunjang kegiatan dan peran kita sebagai ibu untuk belajar anak – anak dan juga belajar orang tua.

Saya download beberapa apps. Tapi hanya 2 yang saya pertahankan, yaitu aplikasi bikin foto tambah keren dan aplikasi KMS untuk anak. Soalnya kalau kebanyakan kan males juga yak. Hihii. HPnya gak, gak, gak kuaaat… wkwkwk
Mau tau reviewnya ??? Silakan cek tulisan sebelumnya yak :D



Sabtu, 21 Juli 2018

Tools 10 - Shimajiro


Tools ke sepuluh – Shimajiro
Shimajiro… saya sering liat iklannya di facebook sih. Awalnya mah ga paham lah, itu apaan… wkwkwk
Ternyata dia itu ya semacam web berisikan artikel dan lainnya yang berhubungan dengan anak – anak. Lucu sih, belum terlalu saya oprek juga. Saolnya paket internetnya abiiissss 
>.<



Jadi cuma bisa screenshoot gambar depannya doing. Tapi kalau liat respon teman – teman bagus ya. Kadang dia juga bagi – bagi hadiah soalnya :D

#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia



Tools 9 - National Geographics


Tools ke sembilan – National Geographic Kids
Saya review web lagi yaa. Ini web saan dari Bu Kiki Barkiah lagiii… hehee. Namanya National Geographic Kids (NGK). Saya belum nguprek banyak sih si web ini. Soale juga belum banyak butuh. Kemarin sempat download filmnya. Tentang ikan gt, ternyata focus Zaid memang belum banyak ya, jadinya malah ga ke tonton. Jadilah mending blm terlalu saya perhatikan.





Mostly, web ini bagus. Edukasinya buanyaaaakkk. Tapi tetap harus pendampingan orang tua yaa, karena tetap aja bukan kita sendiri yang buat.

#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia



Tools 8 - TV Tunner Pot Player


Tools ke Delapan – TV Tunner Pot Player
Saya ngerjain tools ke delapan sampai ke sepuluh di tengah badai gurun pasir yang mencekam. Terererereret… hahahaa. Lagi musim kemarau yaaak, maa syaa Allah. Air di rumah kecil kaliiii… saya sampai begadang ini nungguin aer. Sekalian ngerjain PR :D
Tools ke delapan ini saya review tools pot player TV. Jadiiii, kami kan memang ga beli TV di rumah, tapi ya namanya orang tua, kadang kala pengen lah kami ini nonton bola. Akhirnya suami tanya ke temannya. Ternyata ada aplikasi TV yang bisa nempel ke laptop. Dia tetap harus nambah antenna dan USB gitu sih. Gapapa juga. Namanya TV Tunner dengan aplikasi pendukung di Windows 10 Pot Player.
Reviewnya gimanaaa ?
Ya sama aja kaya nonton TV. Huehehee… Cuma ya gitu karena nontonnya pake laptop, jadinya layarnya Cuma segitu – segitu aja. Laluuu… tergantung antenna juga sih. Kalau posisinya bagus ya bagus aja, kalau ngga yaudah banyak semut :D




Sejauh ini, kami jadi lebih bijak nonton TV. Paling yang ditonton ya Laptop si Unyil, Bolang, Tayo, Ipin Upin… yaa tontonan bocah penunda lapar dan penyegar penat aja. Paling kalau malam kita berdua nonton bola pas piala dunia kemarin, kadang nonton Indonesian Idol atau The Voice. Gitu gitu aja :D


Lebih bijak juga karena kalau mau nonton, lalalalalanya banyak… haaa
Yang musti nyalain laptop, pasang USB… lama dah :D jadinya kalau nonton udah keburu bĂȘte duluan :D

#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia